header image
 

Selamat jalan Bapak

Pertama kali mendengar Bapak menyebut namaku (Ms. Agnes)

Pertama kali berbicara dengan Bapak di telepon

Pertama kali masuk ke ruangan Bapak

Pertama kali bertemu dengan Bapak

Pertama kali Bapak marahin saya

Pertama kali Bapak memuji hasil kerja saya

Setiap pagi Bapak menemani saya, mengajari saya tentang dry hole, menanyakan apakah saya punya pacar

Semua sudah tertulis di Lauh Mahfudz, dan di sana tertulis juga hanya beberapa hari saya bersama Bapak

Tapi semua kenangan begitu indah, mendengar Mas Riady menceritakan bagaimana Bapak minta diantar NAIK MOTOR ke tukang urut setelah berpergian jauh

Indah….dalam hati ingin semuanya terulang lagi dan Bapak masih di sini. Tapi Bapak sekarang sudah ditempat yang lebih baik dari dunia ini. Meski ingin, meski kangen dengan semua itu, meski kangen menatap wajah Bapak, meski ingin dimarahin Bapak lagi….suratan telah ditulis.

Terima kasih Bapak, atas semuanya, kasih sayang seorang Bapak sudah saya rasakan meski hanya dalam ditungan hari. Terima kasih.

Selamat jalan Bapak, sambutlah bidadari-bidadari itu. Kami semua akan baik-baik saja. Saya akan ingat semua pesen Bapak, semua nasehat Bapak, bahkan semua pembicaraan dengan Bapak. Saya pernah berjanji tidak akan mengecewakan Bapak, dan saya akan berusaha sekuat tenaga untuk menepatinya hingga akhir hayat.

Selamat jalan Bapak, Selamat Jalan….doa kami selalu untukmu

~ by agneskurnia on February 15, 2008.

Leave a Reply