header image
 

Aq

Sampai usia ini, aq telah bertemu ratusan orang, mungkin malah ribuan, dan mereka punya keunikan sendiri-sendiri.

Ada yang pikirannya hanya akhirat, seorang pecinta ayat 12 dalam Surat Yasin. Ada yang pintar, lulusan luar negeri namun mudah menyakiti orang lain lewat kata-katanya. Ada yang pintar, lulusan luar negeri pula, tiap marah, stress, sebel, dia selalu mengeluh dengan tetap tersenyum, yang satu ini pantang memandang rendah pada siapapun. Ada lulusan luar negeri pula, yang hanya cocok dengan orang-orang tertentu. Ada yang pintar, bukan lulusan luar negeri, tapi suka sekali memamerkan kepintarannya.

Ada yang berusaha mencarikan kerja bagi siapapun, tanpa dipungut biaya. Ada yang sangat bersemangat, sehingga bisa bangun dari koma dan kembali ke keluarganya (aq sudah menemui 2 orang, salah satunya adalah Ayahku). Ada yang begitu tenang, kapanpun dan dimanapun. Ada yang childish, meski umur sudah menyentuh kepala 3. Ada yang membuat hal-hal simple menjadi rumit, yang ini susah sekali diluruskan.

Lalu aq?aq masih sering terbawa emosi, terutama klo yang kuajak ngomong ga donk-donk juga setelah kujelaskan berkali-kali. Aq kadang-kadang mengelus dada ketika yang kuluruskan masih saja kaku dan bengkok (meski lebih sering marah, ketimbang ngelus dada). Aq kadang bingung aq ini siapa?Tp yang pasti aq tau aq ingin jadi seperti apa. Dan klo aq bingung, yang kulalukan adalah menyentuh pipi kiriku. Meski daging di situ lumayan kenyal karena tembem (kebanyakan ngemi), aq masih bisa merasakan tulang pipiku. Tulang pipi yang kemudian diwrap dengan daging, syaraf dan kulit. Ya, aq hanya serangkaian tulang yang terbungkus dengan daging dan kulit, jd apa yang bisa aq sombongkan?

~ by agneskurnia on March 27, 2008.

Leave a Reply